HIDUP BERSAMA DALAM PERTOBATAN

Henri Nouwen, dalam bukunya: “Making All Thing New: An Invitation to The Spiritual Life”, mengatakan salah satu karakteristik yang paling jelas dalam hidup manusia modern adalah “sibuk”. Hidup penuh dengan hal yang harus dikerjakan, orang yang harus ditemui, proyek yang harus diselesaikan, target yang harus dicapai, surat yang harus ditulis, janji yang harus ditepati, WA yang harus dibalas, dsb.

Read More

Merawat Tunas Damai

Rasanya semua orang seharusnya memimpikan hidup dalam perdamaian. Bukankah indah hidup aman dan tenang dalam perdamaian? Saya katakan seharusnya, karena hari-hari ini kita melihat bahwa jumlah orang yang lebih suka tidak berdamai, provokatif, fanatik destruktif, mencintai perpecahan, perdebatan dan keributan ternyata terus bertambah banyak apalagi menjelang pemilu tahun 2019 yang akan datang.

Read More

NGRENGKUH INGKANG RINGKIH

Paus Fransiskus nathe maringaken wejangan dhateng para calon manten ingkang suraosipun makaten: “Ora ana brayat kang sampurna, uga ora ana bojo kang sampurna. Lan aja ngrembug bab maratuwa kang sampurna. Kita iki manungsa dosa. Manawa kita sinau ngucapake “aku njaluk ngapura”, nenikahan bakal lestari salawase.”

Read More

Terimalah Sesamamu

Yesus datang bagi semua orang. Ia menerima siapa saja dan dari mana saja. Yesus tidak pernah melihat status atau kedudukan seseorang atau dari kalangan mana mereka berasal. Orang kaya, miskin, sakit, sehat, saleh, dosa, hina, terhormat, orang asing atau pribumi memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan rahmat-Nya.

Read More