Berita adalah informasi mengenai sesuatu atau peristiwa. Setiap hari kita menerima berbagai macam berita, misalnya berita tentang ekonomi, olahraga, kriminal, dan gaya hidup. Berita itu disampaikan baik dalam bentuk cerita seseorang kepada kita, lewat televisi atau media sosial

. Pada saat ini, dimana media komunikasi semakin canggih, kita menerima dan juga dapat mencari berbagai macam berita dengan cepat. Dan kita juga bisa dengan cepat menyebarkan berita tersebut kepada orang lain. Oleh karena itu, diperlukan suatu sikap bijaksana agar kita dapat mengirimkan berita yang benar adanya, bukan berita bohong dan berita itu juga akan memberikan manfaat atau hal yang positif bagi orang lain.

Yohanes merupakan orang yang yakin benar akan siapa Tuhan Yesus. Tuhan Yesus adalah Anak Domba Allah. Tuhan Yesus adalah Dia Yang Akan Datang ke dalam dunia, namun sebenarnya Tuhan Yesus sudah ada sebelum kedatangan-Nya ke dunia. Kedatangannya ke dunia adalah untuk menebus dosa manusia. Inilah anugerah yang Tuhan nyatakan bagi dunia, yaitu keselamatan. Inilah berita sukacita yang dinanti-nantikan oleh umat Tuhan, Israel. Oleh karena itu, Yohanes menyampaikan berita sukacita itu kepada para muridnya, orang-orang yang mengikutinya, dengan mengatakan “Lihatlah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia. Dialah yang kumaksud ketika mengatakan: Kemudian dari padaku akan datang seorang yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku.” (Yoh 1:30-31). Dia tidak ragu akan kebenaran yang sudah dia tangkap tentang Tuhan Yesus, karena Yohahes menyaksikan tanda dari Tuhan yaitu : “Roh turun dari langit seperti merpati, dan tinggal di atasNya” (Yoh 1:32).

Yohanes 1:37 menyatakan bahwa berita tentang Tuhan Yesus sebagai Anak Domba Allah yang menghapus dosa itu telah membuat dua orang murid Yohanes, salah satunya adalah Andreas, mengikuti Tuhan Yesus dan tinggal bersama-sama dengan Tuhan. Dia telah menemukan bahwa Tuhan Yesus adalah Mesias. Sikap Andreas sama dengan Yohanes, dimana mereka mau menyampaikan berita yang sangat menarik dalam kehidupan manusia, yaitu kehadiran “Yang diurapi” oleh Tuhan, Sang Juru Selamat. Oleh karena itu, Andreas tidak menyimpan berita itu untuk dirinya sendiri. Dia pun membagikan berita tersebut kepada Simon, saudara (Yohanes 1:41).

Anugerah keselamatan di dalam Tuhan Yesus memang menjadi berkat terindah di dalam kehidupan manusia. Keselamatan yang tidak mungkin diraih di dalam kekuatan manusia, telah dinyatakan di dalam karya Tuhan Yesus. Berita akan pertolongan Tuhan pasti menjadi berita yang menarik untuk semua orang. Oleh karena itu, kita diundang untuk terus membawa berita akan keselamatan di dalam Tuhan kepada semua orang.

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.