KARYA ROH KUDUS DI TENGAH HIDUP BERMASYARAKAT

Sebagai makhluk sosial, manusia memerlukan orang lain dalam kehidupannya, baik dalam bentuk interaksi atau dalam pemenuhan kebutuhan untuk menunjang kehidupannya. Kesadaran akan kebutuhan hidup bersama dengan orang lain ini seharusnya membuat manusia hidup saling peduli, menerima, menghargai, dan menyayangi. Namun sayangnya, manusia sering dikuasai oleh sikap “eksklusif”, yaitu sikap bahwa dirinya adalah kelompok khusus, yang terpisah dari yang lain. Dia ada untuk dirinya sendiri atau kelompoknya.

Read More

SUMENDHE ING PANGRIMATIPUN GUSTI

Raos ajrih mujudaken prekawis ingkang limrah ing gesangipun manungsa. Prekawis ingkang nuwuhaken raos ajrih upaminipun, nalika badhe nglampahi operasi, momotan ing gesang utawi awit wonten pangancam. Raos ajrih punika ingkang ketingal ing para sekabatipun Gusti Yesus. Kitab Yokanan 20:19 nyariosaken para sekabat sami ngempal ing satunggaling papan kanthi konten ingkang kakunci.

Read More

DAMAIMU, JEMBATAN DUNIA

Manusia memiliki identitas dalam hidupnya, baik identitas yang melekat sejak lahir atau identitas karena pilihan dalam hidup. Identitas tersebut misalnya laki-laki-perempuan, kaya-miskin, Kristen-non Kristen, janda-duda, menikah-single, suka A-suku B, dst. Perbedaan identitas seringkali menjadi penyebab perpecahan antara sesama manusia.

Read More

SUKACITA PENDAMAIAN

Tuhan telah menyatakan beragam keajaiban dalam kehidupan umat Israel, sejak keluar dari Mesir dibawah kepemimpinan Musa sampai dengan mereka masuk ke Kanaan, dibawah kepemimpinan Yosua. Semua itu menjadi sebuah tanda bahwa Allah selalu berinisiatif melakukan hal yang baik bagi umat-Nya.

Read More